SALURKAN BLT DANA DESA, LAMONGAN KONSISTEN TANGANI ANGKA KEMISKINAN
LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berupaya melakukan percepatan pengentasan kemiskinan. Komitmen ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan hidup masyarakat Lamongan. Awal tahun 2026, komitmen tersebut dimulai dengan menggelar rapat tim koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah (TKPKD), Selasa (6/01/2026) di Ruang Airlangga Gedung Pemkab Lt.3.
Dituturkan oleh Ketua TKPKD Kabupaten Lamongan Dirham Akbar Aksara, selain memastikan percepatan pengentasa kemiskinan. Fokus kali ini juga ditujukan untuk memaksimalkan program agar tepat sasaran.
"Pengentasan kemiskinan merupakan salah satu isu strategis nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto nomor 6 "membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan," tutur Wabup Dirham.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lamongan yang tergabung sebagai Tim TKPKD Kabupaten Lamongan berkedudukan sebagai Wakil Sekretaris II berkesempatan menyampaikan materi.
Disampaikan oleh Kadis PMD Lamongan, Joko Raharto bahwa Kabupaten Lamongan terus mengoptimalkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) sebagai langkah konkret dalam menangani angka kemiskinan.
“Pada Tahun 2024 dalam satu periode sebanyak 12.297 Keluarga Penerima Manfaat BLT-DD, sedangkan pada tahun 2025 sebanyak 10.214 Keluarga Penerima Manfaat BLT-DD,” ungkap Joko Raharto.
Seluruh desa di Kabupaten Lamongan secara serentak menyalurkan bantuan ini kepada warga yang masuk dalam kategori pra sejahtera.
BLT ini, kata Joko Raharto merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, program BLT merupakan amanat pemerintah pusat untuk menangani angka kemiskinan di desa.