Momentum peringatan Kenaikan Yesus Kristus dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengajak masyarakat memperkuat semangat toleransi, persatuan, dan persaudaraan antarumat beragama. Nilai-nilai tersebut dinilai penting dalam menjaga harmoni kehidupan masyarakat di tengah keberagaman.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan ucapan selamat kepada umat Kristiani sekaligus mengajak masyarakat menjadikan peringatan Kenaikan Yesus Kristus sebagai sarana memperkuat nilai keimanan dan kepedulian sosial.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya mengucapkan Selamat Memperingati Kenaikan Yesus Kristus kepada seluruh umat Kristiani. Semoga momentum ini semakin memperkuat iman, menumbuhkan harapan, serta menginspirasi kita semua untuk terus menebarkan kasih dan kebaikan kepada sesama," ujar Khofifah di Surabaya, Kamis.
Menurutnya, peringatan Kenaikan Yesus Kristus tidak hanya memiliki makna spiritual bagi umat Kristiani, tetapi juga menyimpan pesan universal yang dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat secara luas, seperti nilai kasih, pengorbanan, pengharapan, dan kepedulian terhadap sesama.
Khofifah menilai semangat kasih, kerendahan hati, dan pengorbanan merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan sosial yang damai serta penuh toleransi.
"Jawa Timur adalah rumah besar bagi berbagai suku, agama, dan budaya. Karena itu, semangat kasih dan persaudaraan harus terus kita jaga sebagai kekuatan utama dalam membangun daerah yang aman, damai, dan sejahtera," katanya.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum tersebut sebagai sarana refleksi diri sekaligus memperkuat komitmen sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, tantangan global dan dinamika sosial saat ini membutuhkan solidaritas, empati, serta semangat gotong royong yang terus dipelihara.
"Melalui momentum ini, mari kita perkuat semangat gotong-royong, saling membantu, dan hadir untuk sesama. Kepedulian sosial menjadi kunci dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat sekaligus memperkuat harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.
Di akhir pesannya, Khofifah berharap masyarakat Jawa Timur terus menjaga tradisi toleransi dan kerukunan yang selama ini menjadi kekuatan sosial daerah.
"Semoga damai dan sukacita senantiasa menyertai kita semua, serta Jawa Timur terus menjadi provinsi yang rukun, harmonis, dan penuh toleransi," pungkasnya.
Sumber: ANTARA JATIM
