Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lamongan menerima kontribusi dua mahasiswa magang dari Program Studi S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dalam mendukung penguatan pelayanan publik dan penyebarluasan informasi digital.
Dua mahasiswa tersebut, Muhammad Ferdianto dan Ratna Nur Wahyuni, melaksanakan kegiatan magang di bagian Sekretariat Dinas PMD Kabupaten Lamongan pada 18 Februari berakhir hingga 26 Juni 2026.
Selama pelaksanaan magang, keduanya terlibat dalam sejumlah kegiatan pendukung, antara lain penyusunan Standar Pelayanan Empat Bidang Dinas PMD Kabupaten Lamongan, optimalisasi website dinas, mewakili Dinas PMD lomba website antar OPD, penyusunan policy brief, penulisan artikel ilmiah, serta penyusunan laporan kegiatan magang.

Mahasiswa Unesa bersama jajaran Dinas PMD Lamongan saat penutupan magang dan penyerahan vandel kenangan. (Dok. Pribadi)
Salah satu kegiatan utama dalam program magang tersebut adalah penyusunan mini proyek Standar Pelayanan Empat Bidang Dinas PMD Kabupaten Lamongan. Dokumen ini disusun untuk mendukung tersedianya informasi pelayanan yang lebih jelas, terarah, dan mudah dipahami oleh pengguna layanan.
Cakupan standar pelayanan meliputi Bidang Partisipasi dan Lembaga Kemasyarakatan Desa, Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat, Bidang Pemerintahan Desa, serta Bidang Pengelolaan Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Desa.
Dalam proses penyusunannya, mahasiswa melakukan pengumpulan informasi layanan, identifikasi kebutuhan pada setiap bidang, serta pemaparan hasil kepada jajaran Dinas PMD Kabupaten Lamongan. Dokumen standar pelayanan memuat informasi mengenai persyaratan, prosedur, jangka waktu penyelesaian, produk layanan, dan mekanisme pengaduan.
Ferdianto menyampaikan bahwa keterlibatan dalam penyusunan standar pelayanan menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk memahami proses penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan perangkat daerah.
“Melalui kegiatan magang ini, kami belajar bahwa informasi pelayanan perlu disusun secara jelas dan mudah dipahami agar dapat membantu petugas maupun masyarakat sebagai pengguna layanan,” ujar Ferdianto.
Swisty Riyantini, S.E., M.M. selaku Kepala Subbagian Kepegawaian dan Umum Dinas PMD Kabupaten Lamongan menyampaikan bahwa kegiatan magang memberi ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan pelayanan dan pengelolaan informasi di lingkungan perangkat daerah.
“Mahasiswa tidak hanya mengikuti kegiatan administrasi, tetapi juga turut mendukung penyusunan standar pelayanan dan penguatan informasi digital dinas. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal bagi mereka ke depan,” ujar Ibu Swisty.

Mahasiswa magang Unesa memaparkan hasil mini proyek Standar Pelayanan Empat Bidang Dinas PMD Lamongan kepada jajaran Dinas PMD Kab. Lamongan. (Dok. Pribadi)
Hasil mini proyek tersebut selanjutnya dipublikasikan melalui akun Instagram dan website resmi Dinas PMD Kabupaten Lamongan. Publikasi ini menjadi bagian dari upaya penyebarluasan informasi pelayanan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.
Selain penyusunan standar pelayanan, Ferdianto dan Ratna turut mendukung optimalisasi website Dinas PMD Kabupaten Lamongan. Kegiatan tersebut meliputi penguatan konten dan penyajian informasi publik pada kanal digital instansi.
Penguatan website turut mendukung keikutsertaan Dinas PMD Kabupaten Lamongan dalam Lomba Website Perangkat Daerah Kabupaten Lamongan yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lamongan dalam rangka memperingati Hari Jadi Lamongan ke-457.

Dalam lomba yang diikuti oleh 67 perangkat daerah tersebut, Dinas PMD Kabupaten Lamongan berhasil meraih Juara II. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama jajaran Dinas PMD Kabupaten Lamongan dalam mengembangkan penyajian informasi publik melalui website resmi instansi.
Mahasiswa magang turut berkontribusi dalam penguatan konten dan penyajian informasi digital sebagai bagian dari kegiatan pendukung selama pelaksanaan magang.

Dokumentasi penghargaan Juara II Lomba Website Perangkat Daerah Kabupaten Lamongan yang diraih Dinas PMD Kab. Lamongan. (Dok. Pribadi)
Kegiatan magang ini juga menghasilkan sejumlah luaran akademik. Salah satunya adalah policy brief berjudul “Penyusunan dan Penetapan Standar Pelayanan sebagai Upaya Penguatan Pelayanan Publik pada Empat Bidang Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lamongan” yang telah didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Selain itu, mahasiswa juga menyusun artikel ilmiah yang telah dipublikasikan pada Jurnal Parlementer: Studi Hukum dan Administrasi Publik, serta menyelesaikan laporan kegiatan magang sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik.
Pelaksanaan magang didampingi oleh Dr. Suci Megawati, S.IP., M.Si. selaku dosen pembimbing lapangan dari Universitas Negeri Surabaya. Dari pihak Dinas PMD Kabupaten Lamongan, kegiatan didampingi oleh Swisty Riyantini, S.E., M.M. selaku Kepala Subbagian Kepegawaian dan Umum serta Ahmad Sirojuddin, S.Kom.
Kegiatan magang ditutup dengan pemaparan hasil pelaksanaan program dan penyerahan vandel kenangan kepada Dinas PMD Kabupaten Lamongan. Melalui kolaborasi ini, Dinas PMD Kabupaten Lamongan terus mendorong keterlibatan mahasiswa dalam mendukung penguatan pelayanan publik dan penyebarluasan informasi yang lebih terbuka kepada masyarakat.
