Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat capaian signifikan dalam pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga saat ini, sebanyak 8.494 koperasi telah terbentuk, menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu daerah dengan progres tercepat secara nasional dalam pengembangan program tersebut.
Capaian tersebut terdiri dari 7.721 Koperasi Desa Merah Putih dan 773 Koperasi Kelurahan Merah Putih yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Timur.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menilai pembentukan KDKMP menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis desa dan kelurahan. Selain mendorong pertumbuhan usaha lokal, koperasi juga diharapkan mampu memperluas akses distribusi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Meski secara kelembagaan pembentukan koperasi telah mencapai target, pemerintah mengakui operasional koperasi masih dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini, sebagian koperasi telah mulai menjalankan berbagai unit usaha seperti gerai sembako, distribusi kebutuhan pokok, hingga sektor usaha produktif lainnya.
“Sebanyak 8.494 KDKMP sudah terbentuk. Ini menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan capaian tercepat secara nasional,” ujar perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Selain pembentukan koperasi, penguatan sumber daya manusia juga terus dilakukan melalui pelatihan kepada para pengurus koperasi agar mampu menjalankan tata kelola usaha secara profesional dan berkelanjutan.
Pemerintah juga terus mempercepat pembangunan fasilitas pendukung, mulai dari gerai usaha hingga gudang penyimpanan untuk menunjang operasional koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Ke depan, program KDKMP diharapkan tidak hanya berhenti pada pembentukan kelembagaan, tetapi benar-benar mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa yang berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
Sumber: ANTARA
