Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Lamongan mewisuda 285 peserta Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) Angkatan VII di Pendopo Lokatantra. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pola pengasuhan anak sekaligus membangun ketahanan keluarga di Kabupaten Lamongan.
Kepala DP3AKB Lamongan dr. Aini Mas’idha menjelaskan, program SOTH tidak hanya diperuntukkan bagi ibu balita, tetapi juga terbuka bagi anggota keluarga maupun pengasuh yang sehari-hari mendampingi anak.
“Untuk peserta SOTH tidak hanya ibu dari balita, akan tetapi kami juga membuka peluang bibi, nenek, pengasuh atau siapa pun yang memang sehari-harinya mengasuh balita,” ungkapnya.
Menurut dr. Aini, program tersebut terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan pengasuhan atau parental self-efficacy berdasarkan hasil penelitian Universitas Brawijaya.
Ia menambahkan, pelaksanaan SOTH juga mendukung pembangunan keluarga berkualitas serta percepatan penurunan angka stunting di Lamongan.
“Pelaksanaan SOTH ini tentunya sangat berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan keluarga berkualitas dan utamanya adalah percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lamongan. Alhamdulillah di tahun 2025 kita mendapatkan peringkat kedua terbaik di Jawa Timur,” tambahnya.
Wisuda SOTH Angkatan VII diikuti peserta dari enam kecamatan, yakni Sukorame, Kedungpring, Deket, Sambeng, Lamongan, dan Karangbinangun yang berasal dari 13 desa di Kabupaten Lamongan.
DP3AKB berharap program tersebut dapat terus berkembang dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat agar manfaatnya semakin luas.
“Harapannya SOTH dapat terus berkembang dan berkelanjutan untuk menjangkau lebih banyak keluarga serta menjadi gerakan bersama mewujudkan keluarga Lamongan yang tangguh, bahagia, dan Megilan,” imbuh dr. Aini.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi turut hadir dan mewisuda para peserta yang telah menyelesaikan program tersebut. Menurut Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu, SOTH bukan hanya berfokus pada penanganan stunting, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kualitas keluarga dan generasi masa depan.
“SOTH ini tidak hanya ditujukan untuk menyelesaikan persoalan stunting, tapi lebih dari itu, bagaimana seluruh masyarakat di Kabupaten Lamongan ini punya ketahanan keluarga yang baik untuk menciptakan generasi-generasi kita mendatang. Ketahanan negara ini ditentukan oleh ketahanan keluarga. Selamat dan sukses hari ini untuk ibu-ibu wisudawati,” ucapnya.
Sumber: Memorandum.Disway.id
