DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA

KHOFIFAH TEGASKAN SINERGI JADI KUNCI KEBERHASILAN PEMBANGUNAN JAWA TIMUR

informasi
Rabu, 13 Mei 2026
12x dilihat
Foto: KHOFIFAH TEGASKAN SINERGI JADI KUNCI KEBERHASILAN PEMBANGUNAN JAWA TIMUR

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan kolaborasi dan sinergi lintas sektor menjadi faktor utama dalam mendorong keberhasilan pembangunan di Jawa Timur. Menurutnya, keterlibatan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, pesantren, hingga masyarakat menjadi kekuatan besar dalam mendukung berbagai capaian daerah.

“Kuncinya adalah sinergi. Tidak mungkin kita sukses sendirian. Kerja sama pemerintah pusat, provinsi, kabupaten kota, dunia usaha, perguruan tinggi dan pesantren menjadi kekuatan penting pembangunan Jatim,” ujar Khofifah.

Ia menyampaikan, berbagai indikator pembangunan Jawa Timur menunjukkan tren positif, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, hingga ketahanan pangan.

Pada Triwulan I 2026, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tercatat mencapai 5,96 persen secara year on year (YoY). Angka tersebut menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa sekaligus melampaui capaian nasional.

“Saya ingin menyampaikan bahwa di triwulan pertama, year on year, pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa adalah Jawa Timur. Ini bukan sesuatu yang sederhana. Betul kami membangun sinergi, membangun kolaborasi, tapi doa panjenengan semua menjadi penguatan bagi capaian kita dan mudah-mudahan berseiring dengan ridho Allah,” katanya.

Khofifah menjelaskan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur ditopang sejumlah sektor utama, di antaranya industri pengolahan, perdagangan, pertanian, serta sektor lainnya yang turut memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah dan penyerapan tenaga kerja.

Di bidang pendidikan, Jawa Timur juga mencatat capaian membanggakan. Selama tujuh tahun berturut-turut, provinsi ini menjadi daerah dengan jumlah siswa SMA, SMK, dan MA terbanyak yang diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur tanpa tes.

“Kerja keras luar biasa dan doa yang mengiringi seluruh ikhtiar kita sehingga tujuh tahun berturut-turut siswa SMA, SMK dan Aliyah Jawa Timur tertinggi diterima perguruan tinggi negeri tanpa tes,” ujar Khofifah.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai program, seperti revitalisasi SMK, sekolah double track, sekolah boarding, hingga bantuan pendidikan dan program beasiswa.

Sementara di sektor pangan, Jawa Timur disebut menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan nasional dengan capaian produksi pertanian yang terus meningkat.

“Kalau Pak Presiden Prabowo mencanangkan ketahanan pangan, maka lumbung pangannya ada di Jawa Timur. Bahkan sekarang kita bergerak menuju kedaulatan pangan berkelanjutan,” tegasnya.

Di sisi lain, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, TB Ace Hasan Syadzily menilai langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat pendidikan dan pengembangan generasi muda telah berada pada jalur yang tepat menuju Indonesia Emas 2045.

“Saya senang Jatim di bawah kepemimpinan Ibu Gubernur terus mendorong kualitas sumber daya manusia. Karena hari ini yang akan menentukan kualitas Indonesia tahun 2045 adalah bagaimana kita membangun generasi muda saat ini,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kontribusi Jawa Timur dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ketahanan pangan yang dibangun Jawa Timur menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan nasional dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sumber: ANTARA JATIM

https://jatim.antaranews.com/berita/1065401/khofifah-sinergi-kunci-keberhasilan-pembangunan-jawa-timur

Topik Terkait:

DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN LAMONGAN

  • Jl. Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur 62214
  • dinpmd@lamongankab.go.id
  • (0322) 321171
Logo Branding Lamongan
© 2026 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lamongan