Tata kelola organisasi yang kuat menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan desa dan daerah tertinggal yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.
Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal, Dr. Drs. Mulyadin Malik., M.Si., CIGS membuka kegiatan Survei Tata Kelola Organisasi di lingkungan Kementerian Desa dan PDT yang dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh pegawai di lingkungan kementerian.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kelembagaan serta peningkatan efektivitas tata kelola organisasi agar semakin responsif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan nasional, khususnya pembangunan desa dan daerah tertinggal.
Melalui partisipasi aktif seluruh pegawai, survei tata kelola organisasi diharapkan dapat menghasilkan masukan yang objektif dan konstruktif guna mendukung transformasi organisasi yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Sumber: Postingan Akun Instagram BPI Kemendes berikut.
