LAMONGAN - Toleransi di Desa Balun, KecamatanTuri, Lamonganterpupukdenganbaik. DesainidikenalmasyarakatdengansebutanDesa Pancasila. Sebutaniniterpatrikarenasikaptoleransimasyarakatnya yang tinggimeskiberbedakeyakinan (agama).
Diketahui, desainididiamipemeluk agama Islam, Hindu, dan Kristen yang rumahibadahnyaberdampingan. SebutansebagaiDesa Pancasila memangsudah lama disematkankedesa yang hanyaberjaraksekitar 4 km daripusatkotaLamonganini.
Sebutaninibermulaketikabanyakmahasiswa dan peneliti yang datangkedesa. Merekadatanguntukmenelitikeunikandesadengan 3 agama yang masyarakatnyahiduprukun, damaidengantoleransi yang tinggi.
Sementaraitu, KepalaDesa Balun, Kusyairimengatakan, ada 3 agama yang hidupberdampingan di desanya, yaitu Islam, Kristen dan Hindu. Rumah ibadah ketigaumatberagamaini pun berdampingan dan hanyadipisahkanlapangan dan jalandesa.
Di siniada Masjid Miftahul Huda denganmenara dan arsitekturnya yang indah. Masjid inibarudiresmikanBupatiLamonganYuhronur Efendi pada Selasa (7/6/2022) malam. Di sebelah masjid, adabangunan Pura Sweta Mahasuci. Sementara di seberang masjid yang hanyadipisahkan oleh lapangandesa, berdiriGereja Kristen JawiWetan (GKJW).
@lamongankab @kecamatan_turi @officialdesabalun @dpmd.lamongan