Kabupaten Lamongan kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan budaya literasi melalui gelaran Final Pemilihan Duta Baca Daerah Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026, di Aula Cendekia, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan.
Ajang ini menjadi puncak dari rangkaian seleksi yang meliputi tahap administrasi, penilaian esai, hingga wawancara. Acara dibuka oleh Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Lamongan, Cana Antyanta Dirham Akbar Aksara, yang menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai penggerak budaya baca sekaligus agen perubahan di masyarakat.
Sebanyak 10 finalis terbaik tampil pada tahap akhir dengan mempresentasikan visi, misi, serta program kerja inovatif di bidang literasi. Mereka juga mengikuti sesi tanya jawab yang mengangkat berbagai isu aktual, seperti kesenjangan akses bacaan, optimalisasi perpustakaan desa dan taman bacaan masyarakat, hingga tantangan literasi digital di era modern.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan, Umuronah, menyampaikan bahwa pemilihan Duta Baca merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem literasi daerah. Duta Baca diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga mampu menghadirkan program nyata yang berdampak bagi masyarakat.
Dalam kegiatan ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lamongan juga turut berpartisipasi dengan menghadiri rangkaian acara sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan literasi dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Proses penilaian dilakukan secara menyeluruh oleh dewan juri dengan mempertimbangkan kemampuan komunikasi, wawasan literasi, kepemimpinan, serta kreativitas program. Kegiatan berlangsung dinamis dan interaktif, mencerminkan antusiasme tinggi para peserta dalam menyampaikan gagasan terbaiknya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terpilih Duta Baca Daerah Kabupaten Lamongan Tahun 2026 yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki dedikasi dan kepedulian dalam menggerakkan literasi. Peran tersebut diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat Lamongan yang literat, adaptif, dan berdaya saing melalui kolaborasi serta inovasi.