Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lamongan resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Bimbingan Teknis Jemput Bola Atasi Permasalahan BUMDesa atau yang dikenal dengan program "Jempol Ibu". Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 16 April 2026, di Kantor DPMD Kabupaten Lamongan ini mengusung tema "Pelatihan Pengembangan Unit Usaha BUMDesa". Acara ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendampingi serta memberdayakan potensi ekonomi desa melalui BUMDesa.
Sebagai tuan rumah, DPMD Kabupaten Lamongan menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan acara ini dengan menyiapkan sarana prasarana serta berperan aktif sebagai narasumber. Dalam sesi pemaparan, pihak DPMD Lamongan menyampaikan materi mengenai peran strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan fungsi BUM Desa sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Partisipasi aktif ini bertujuan untuk memberikan panduan teknis bagi para pengelola BUM Desa agar dapat beroperasi secara lebih profesional dan akuntabel sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Program ini menjadi sangat krusial mengingat Kabupaten Lamongan saat ini telah memiliki 447 BUM Desa yang berbadan hukum serta 26 BUM Desa Bersama. Keragaman unit usaha di Lamongan, yang mencakup 240 unit peternakan, 128 unit pertanian, dan 94 unit perikanan, memerlukan pengelolaan yang matang agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi desa. DPMD Lamongan menekankan bahwa penguatan tata kelola BUM Desa bukan hanya soal administratif, tetapi juga tentang inovasi dalam mengembangkan potensi lokal yang ada.
Selain fokus pada bimbingan teknis di dalam daerah, DPMD Lamongan juga terus mendorong perluasan jaringan pemasaran produk unggulan desa hingga ke luar provinsi. Hal ini dibuktikan dengan dukungan terhadap partisipasi BUM Desa Bersama (BUMDesma) Mantup Mandiri dalam kegiatan Misi Dagang ke Provinsi Kalimantan Tengah yang dijadwalkan pada 23 April 2026 mendatang. Langkah strategis ini diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal Lamongan di pasar nasional.