LAMONGAN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lamongan menggelar Rapat Kerja (Raker) yang menghadirkan seluruh Pendamping Desa (PD) se-Kabupaten Lamongan pada hari ini, Rabu (08/04). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan para pendamping di tingkat akar rumput guna memastikan program-program strategis kabupaten berjalan selaras hingga ke tingkat desa.
Dalam arahannya, Kepala Dinas PMD menegaskan kembali instruksi penting yang disampaikan oleh Bupati Lamongan melalui agenda zoom meeting pada pagi harinya. Para Pendamping Desa diminta untuk menjadi garda terdepan dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah, terutama dalam memastikan setiap desa mampu menerjemahkan visi pembangunan kabupaten menjadi aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Fokus utama dalam Raker kali ini adalah mengenai efisiensi energi di lingkungan pemerintahan desa. Dinas PMD menekankan bahwa pengelolaan sumber daya harus dilakukan secara bijak dan hemat sebagai bentuk tanggung jawab terhadap anggaran serta lingkungan. Para pendamping diharapkan mampu memberikan edukasi dan pengawasan agar instansi di desa dapat mengadopsi pola kerja yang lebih efektif dan ramah energi dalam operasional sehari-hari.
Selain masalah energi, isu krusial yang dibahas adalah percepatan penuntasan permasalahan pengelolaan sampah. Kepala Dinas menginstruksikan para PD untuk mendorong kolaborasi lintas sektor di tingkat desa. Penanganan sampah tidak lagi bisa dilakukan secara parsial, melainkan butuh keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dan integrasi sistem pengelolaan yang berkelanjutan agar masalah sampah di Lamongan dapat segera teratasi dengan tuntas.