Lamongan (ANTARA) - Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah menuntaskan preservasi jalan Made–Plembon sepanjang 2,45 kilometer di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, guna memperkuat konektivitas wilayah pertanian.
Bupati Yuhronur Efendi mengatakan Inpres Jalan Daerah menjadi instrumen pemerintah pusat dalam mempercepat peningkatan infrastruktur jalan guna mendukung swasembada pangan, kelancaran distribusi logistik, pertumbuhan ekonomi, serta pemerataan pembangunan.
Ia menilai ruas Made–Plembon memiliki nilai strategis karena menghubungkan kawasan pertanian produktif dan menjadi jalur transportasi masyarakat.
“Dengan dukungan program pusat, kami terus mendorong perbaikan infrastruktur agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya petani,” katanya usai peresmian operasional jalan tersebut beserta jajaran dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali di Lamongan, Jawa Timur, Jumat.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen 4.5 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali Arfiyan Yanuardi mengatakan preservasi Jalan Made–Plembon dikerjakan dengan anggaran APBN sekitar Rp28 miliar dan masa kontrak 55 hari.
Menurut dia, penanganan jalan tersebut masih bersifat parsial karena dari kebutuhan sekitar 5,3 kilometer, baru sebagian yang dapat direalisasikan.
“Kami berharap kelanjutan ruas Made–Plembon–Sugio dapat kembali diusulkan karena kawasan ini merupakan lumbung padi nasional yang membutuhkan dukungan infrastruktur memadai,” ujarnya.
