Kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) melalui Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat Desa (PUEMD) menjadi langkah strategis dalam memastikan program ketahanan pangan desa berjalan optimal. Monev ini difokuskan pada unit usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Berdaya Tanjung” di Desa Tanjung, Kecamatan Lamongan, yang mengembangkan sektor perikanan air tawar, peternakan, dan pertanian padi. (02/03/2026).
Tim monev melakukan peninjauan langsung ke lokasi tambak ikan air tawar yang dikelola BUMDes. Dari hasil pemantauan, tambak terlihat terawat dengan sistem pengairan yang baik serta pemanfaatan lahan yang efektif. Kegiatan ini bertujuan memastikan bahwa program budidaya perikanan mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan asli desa.
Selain sektor perikanan, tim juga meninjau unit usaha peternakan ayam petelur. Dalam kunjungan tersebut, terlihat kandang yang tertata rapi dengan sistem pakan dan sanitasi yang memadai. Produksi telur yang stabil diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar serta membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
Monev turut mencakup sektor peternakan kambing yang dikelola sebagai bagian dari diversifikasi usaha desa. Pengelolaan ternak yang baik menjadi indikator bahwa BUMDes mampu menjalankan usaha secara berkelanjutan. Selain memberikan nilai ekonomi, usaha peternakan ini juga berperan dalam pemberdayaan masyarakat melalui keterlibatan kelompok warga setempat.
Dalam sesi evaluasi administrasi, tim Bidang PUEMD melakukan penelaahan terhadap dokumen proposal ketahanan pangan Tahun Anggaran 2025. Pemeriksaan ini meliputi kesesuaian perencanaan program, pengelolaan anggaran, serta kelengkapan laporan kegiatan. Evaluasi administrasi penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan BUMDes.
