Pemerintah Kabupaten Lamongan menyalurkan bantuan pangan dari cadangan pangan pemerintah kepada sekitar 177.486 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 27 kecamatan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan bantuan tersebut diberikan agar masyarakat tetap terpenuhi kebutuhan pangannya di tengah tantangan ekonomi dan potensi cuaca ekstrem.
“Penyaluran bantuan ini dilakukan agar masyarakat tidak mengalami kekurangan pangan,” ujar Yuhronur usai menyerahkan bantuan secara simbolis di Desa Pucangro, Kecamatan Kalitengah, dan Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Sabtu.
Ia menjelaskan setiap keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan berupa 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng setiap bulan melalui program Cadangan Pangan Pemerintah.
Di Kecamatan Karanggeneng, bantuan disalurkan kepada 6.096 penerima bantuan pangan (PBP), termasuk 408 warga Desa Sumberwudi. Sementara di Kecamatan Kalitengah terdapat 5.122 PBP dengan 324 penerima berasal dari Desa Pucangro.
Penyaluran bantuan juga dilakukan di Kecamatan Bluluk oleh Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara di Balai Desa Primpen.
Dalam kesempatan tersebut, Dirham mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan validitas data pribadi agar tetap tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Menurutnya, sejumlah persoalan seperti keterlibatan judi daring, kredit bermasalah, hingga penyalahgunaan identitas pribadi dapat memengaruhi status penerima bantuan sosial.
Pada penyaluran di Kecamatan Bluluk, bantuan yang didistribusikan mencapai 60.040 kilogram beras dan 12.008 liter minyak goreng untuk 3.002 penerima manfaat, termasuk 215 warga Desa Primpen.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Bulog Cabang Bojonegoro Shinta Wiharjo menjelaskan bantuan yang diterima masyarakat merupakan akumulasi penyaluran periode Februari hingga Maret berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng bagi setiap penerima.
Ia menambahkan, beras yang disalurkan berasal dari hasil serapan petani lokal Lamongan sehingga program bantuan tersebut juga turut mendukung sektor pertanian daerah.
Sumber: ANTARA JATIM
