DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA

HARDIKNAS 2026, JAWA TIMUR PERKUAT SDM UNGGUL DAN INOVASI PENDIDIKAN

berita
Senin, 04 Mei 2026
133x dilihat
Foto: HARDIKNAS 2026, JAWA TIMUR PERKUAT SDM UNGGUL DAN INOVASI PENDIDIKAN

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Jawa Timur berlangsung khidmat dan penuh makna. Upacara yang digelar di halaman Gedung Negara Grahadi, Senin (4/5/2026), menjadi momentum untuk mempertegas komitmen dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.

Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bertindak sebagai pembina upacara. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD, SMP, hingga SMA, dilanjutkan pembacaan Pancasila, UUD 1945, serta Ikrar Pelajar Indonesia.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa capaian pendidikan di Jawa Timur merupakan hasil kerja sama dan sinergi banyak pihak. Ia menyebut, selama tujuh tahun berturut-turut, siswa SMA dan SMK di Jawa Timur baik negeri maupun swasta berhasil diterima di perguruan tinggi negeri tanpa tes.

“Artinya kita melakukan berbagai ikhtiar dengan kerja sama dan sinergi yang luar biasa,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas generasi muda, termasuk penguatan kesehatan peserta didik serta penyesuaian proses pembelajaran yang lebih adaptif, salah satunya dengan pengendalian penggunaan gawai di lingkungan sekolah.

Sebagai bentuk apresiasi, pada kesempatan tersebut diberikan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya kepada para tenaga pendidik yang telah mengabdi selama 10, 20, hingga 30 tahun. Selain itu, penghargaan Jer Basuki Mawa Beya juga diberikan kepada tokoh, praktisi, dan mitra strategis yang berkontribusi dalam dunia pendidikan di Jawa Timur.

Khofifah juga meluncurkan 40 sekolah berintegritas menuju zona integritas sebagai langkah nyata mencetak SDM yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berintegritas.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut menegaskan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru non-ASN melalui pengakomodasian dalam formasi PPPK secara lebih merata.

“Pemprov Jawa Timur berkomitmen untuk mengakomodir guru non-ASN dalam formasi PPPK agar bisa dilakukan secara lebih merata,” tegasnya.

Rangkaian Hardiknas 2026 juga diisi dengan berbagai kegiatan seperti pertunjukan seni pelajar, konvoi kendaraan listrik karya siswa SMK, pemberian santunan, serta apresiasi bagi siswa berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Inovasi kendaraan listrik tersebut menjadi bukti kemampuan siswa dalam menggabungkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan industri sekaligus mendukung energi ramah lingkungan.

Menurut Khofifah, pendidikan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga harus membangun nilai kemanusiaan dan karakter.

“Kita butuh pendidikan yang tidak sekadar mengejar prestasi, tetapi juga merawat kemanusiaan, membentuk karakter, dan integritas,” tegasnya.

Momentum Hardiknas 2026 ini memperkuat kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkualitas, sekaligus menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur

https://kominfo.jatimprov.go.id/berita/hardiknas-2026-jatim-perkuat-sdm-unggul-dan-inovasi-pendidikan

Topik Terkait:

DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN LAMONGAN

  • Jl. Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur 62214
  • dinpmd@lamongankab.go.id
  • (0322) 321171
Logo Branding Lamongan
© 2026 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lamongan