Minat masyarakat untuk menjadi manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih terus meningkat. Hingga Minggu (19/4), jumlah pendaftar rekrutmen manajer Kopdes Merah Putih tercatat mencapai 220.364 orang sejak dibuka pada Rabu (15/4).
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan tingginya antusiasme pendaftar sempat membuat sistem mengalami gangguan karena lonjakan akses yang sangat besar.
“Ini yang daftar banyak jadi kadang-kadang situsnya mengalami gangguan … Tapi saya nyatakan pendaftarannya terbuka, transparan, jujur, dan tidak ada yang menjamin bisa diterima,” ujar Zulhas usai rapat koordinasi terbatas di Jakarta, Senin.
Selain rekrutmen manajer Kopdes, pemerintah juga mencatat tingginya minat masyarakat untuk menjadi pengelola Kampung Nelayan Merah Putih. Jumlah pendaftar program tersebut disebut telah mencapai 64.029 orang.
Dari sisi kesiapan infrastruktur, pemerintah mencatat sebanyak 35.408 titik lahan untuk pembangunan Kopdes Merah Putih telah memenuhi standar luas 1.000 meter persegi. Sementara itu, 25.625 titik masih dalam tahap pembangunan dan 5.714 titik lainnya sudah selesai dibangun.
“Lahan lainnya terus kami data. Nanti akan disesuaikan pada periode berikutnya, karena di kota-kota tanahnya mahal dan kepemilikan beragam. Dan ada juga yang lahannya tidak memenuhi standar 1.000 meter persegi,” tuturnya.
Zulhas yang juga menjabat Ketua Satgas Pembentukan Kopdes Merah Putih menambahkan, pemerintah telah menuntaskan sejumlah regulasi pendukung program tersebut. Salah satunya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2026 yang mengatur tata cara penyaluran dana untuk percepatan pembangunan fisik gerai, gudang, dan fasilitas pendukung koperasi desa dan kelurahan.
Saat ini, pemerintah masih menunggu aturan teknis dari Agrinas Pangan Nasional terkait audit nilai bangunan agar proses pembayaran pembangunan dapat dilakukan melalui bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Pemerintah menargetkan sebanyak 30 ribu koperasi desa dapat selesai dibangun pada Juni 2026.
Sebagai informasi, rekrutmen 30 ribu formasi manajer Kopdes Merah Putih resmi dibuka pada 15–24 April 2026. Peserta yang lolos seleksi nantinya akan bekerja di bawah naungan BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara dengan sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun. Setelah masa kontrak berakhir, evaluasi lanjutan akan dilakukan oleh Badan Pengaturan (BP) BUMN untuk menentukan keberlanjutan penugasan.
Sumber: ANTARA
