Komitmen menjaga swasembada pangan terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui peningkatan sistem irigasi guna mendukung produktivitas pertanian. Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau lokasi rencana pembangunan waduk di Desa Tlogoretno, Kecamatan Brondong, Senin (11/5). Pembangunan waduk tersebut diproyeksikan menjadi sumber air baku bagi lahan pertanian di wilayah utara Lamongan yang selama ini masih bergantung pada curah hujan.
Bupati YES menegaskan, langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Lamongan dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP) melalui penguatan infrastruktur pengairan.
“Saat ini sawah di Tlogoretno dan sekitarnya masih berupa tadah hujan, sehingga dalam setahun rata-rata hanya bisa panen satu kali. Dengan sistem irigasi yang lebih baik, harapannya dapat meningkat hingga tiga kali panen,” ujar Pak YES.
Waduk yang direncanakan tersebut ditargetkan mampu memenuhi kebutuhan air bagi sekitar 3.000 hektare lahan sawah. Saat ini, Pemkab Lamongan tengah melakukan proses pengusulan pembangunan ke Kementerian Pekerjaan Umum sekaligus mengurus perizinan dengan pihak Perhutani.
Selain rencana pembangunan waduk, Pemkab Lamongan juga menyiapkan langkah jangka pendek melalui normalisasi sungai dan pembuatan long storage. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan air sementara sekaligus mendukung keberlangsungan produksi pertanian masyarakat.
Sumber: Postingan Akun Instagram resmi Prokopim Kab. Lamongan berikut.
