Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengajak pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga sektor swasta memperkuat kolaborasi dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem sesuai target pemerintah.
Ajakan tersebut disampaikan Agus saat menghadiri peluncuran CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2026 di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
"Sebagaimana perintah Bapak Presiden, mari kita bekerja sama, berkolaborasi untuk mengentaskan kemiskinan dan menghapus kemiskinan ekstrem. Di tahun 2026 ini kita harapkan kemiskinan di Indonesia selesai," kata Agus dalam keterangannya.
Agus menjelaskan kemiskinan merupakan persoalan bersama yang harus ditangani secara terintegrasi hingga tingkat paling bawah, termasuk melibatkan pemerintahan desa sebagai garda terdepan pembangunan masyarakat.
Menurutnya, salah satu strategi yang kini terus diperkuat pemerintah adalah pemberdayaan desa melalui pengembangan potensi lokal. Langkah tersebut diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, meningkatkan produktivitas warga, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat desa.
Dalam kesempatan tersebut, Agus juga menyerahkan penghargaan kepada perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas capaian program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards pada kategori Program Air Bersih.
Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan desa sekaligus pengentasan kemiskinan.
"Saya terima kasih sebesar-besarnya kepada Kementerian/Lembaga, kami merasakan kerjasama sangat erat dan berwibawa, sangat bermartabat sehingga Bangun Desa, Bangun Indonesia itu bisa terwujud," pungkasnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati, serta perwakilan pemerintah daerah dan sektor swasta.
Sumber: Detik.news
