Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) senilai Rp2,508 miliar kepada 2.508 buruh pabrik rokok PT HM Sampoerna Tbk Rungkut II Surabaya, Sabtu. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial dan kesejahteraan pekerja sektor industri hasil tembakau.
Khofifah menegaskan, buruh pabrik rokok memiliki kontribusi besar terhadap keberlangsungan industri sekaligus perekonomian daerah, sehingga pemerintah perlu hadir memberikan dukungan nyata bagi para pekerja.
"Buruh pabrik rokok memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan industri hasil tembakau sekaligus menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah harus hadir memberikan perlindungan dan penguatan kesejahteraan bagi para pekerja," ujarnya.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan tahap kedua untuk buruh pabrik rokok di Kota Surabaya pada tahun anggaran 2026. Sebelumnya, bantuan serupa juga telah diberikan kepada pekerja pabrik rokok PT Gelora Djaja Surabaya.
Menurut Khofifah, program BLT DBHCHT menjadi bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga pekerja sekaligus memperluas perlindungan sosial di sektor industri hasil tembakau.
"Program BLT DBHCHT ini diharapkan dapat membantu menjaga ketahanan ekonomi keluarga pekerja sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat," katanya.
Pada tahun 2026, penyaluran BLT DBHCHT di Kota Surabaya menyasar 3.841 pekerja pabrik rokok di tiga perusahaan dengan total bantuan mencapai Rp3,841 miliar. Sementara secara keseluruhan di Jawa Timur, bantuan tersebut menjangkau 10.324 pekerja di 25 kabupaten/kota pada 65 perusahaan rokok dengan total anggaran Rp10,324 miliar melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
Khofifah juga mengingatkan para penerima bantuan agar memanfaatkan bantuan secara bijak untuk kebutuhan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan.
"Gunakan bantuan ini sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga dan kesejahteraan bersama. Tetap semangat bekerja, menjaga produktivitas, serta menjadi pribadi yang mandiri dan berkarakter," pesannya.
Ia turut mengapresiasi dukungan perusahaan, serikat pekerja, pemerintah daerah, hingga perbankan yang ikut mendukung proses penyaluran bantuan agar tepat sasaran.
"Semoga bantuan ini membawa manfaat, membantu meringankan kebutuhan para pekerja dan keluarganya, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat," pungkasnya.
Sumber: ANTARA JATIM
