Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih penghargaan nasional Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Award 2026 melalui Program Wisata Alam Gosari bertajuk “Wujudkan Desa Berdaya”. Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT).
Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati kepada Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Utama Kementerian Desa dan PDT, Jakarta.
Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima tersebut. Menurutnya, capaian itu menjadi bentuk pengakuan terhadap upaya penguatan desa melalui kolaborasi berbagai pihak.
“Alhamdulillah, kami menerima Penghargaan CSR dan PDB Award Tahun 2026 dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal,” ujarnya di Surabaya, Sabtu (25/4/2026).
Khofifah menjelaskan sejumlah desa di Jawa Timur telah mendapatkan dukungan program CSR dan mengembangkan potensi masing-masing. Namun, Desa Wisata Alam Gosari di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik dipilih sebagai perwakilan karena dinilai berhasil menghadirkan perubahan yang signifikan.
Sejak 2024 hingga 2026, Desa Wisata Gosari mendapat dukungan CSR dari PLN UID Jawa Timur. Bantuan tersebut meliputi pemasangan lampu taman, pengadaan kereta sawah, lima unit ATV listrik, pembangunan jalur wisata berpaving, gapura, fasilitas kamar mandi, hingga pelatihan pemasaran digital dan pemberdayaan UMKM.
Pada 2026, dukungan juga akan diperluas melalui pelatihan pembuatan tembikar bagi masyarakat setempat.
Khofifah menilai kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, BUMN, dan BUMD menjadi faktor penting dalam memperkuat kemandirian desa.
“Private sector, BUMN maupun BUMD sangat bisa berkontribusi untuk bersama-sama membangun dan menguatkan desa wisata di Jawa Timur,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak mampu mengoptimalkan potensi desa yang sebelumnya belum tergarap maksimal sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, perubahan yang terjadi di Desa Gosari menjadi bukti nyata bahwa program CSR dapat memberikan dampak langsung bagi pemberdayaan masyarakat desa.
“Dampaknya masyarakat semakin berdaya, karena ada dukungan untuk membuat desanya tumbuh dan berkembang,” katanya.
Khofifah juga mengapresiasi langkah PLN UID Jawa Timur yang dinilai tidak sekadar menyalurkan program CSR, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan pengembangan desa.
“Tidak hanya memenuhi tanggung jawab CSR, tetapi juga memastikan keberlanjutan program,” ujarnya.
Ke depan, Khofifah berharap semakin banyak pihak terlibat dalam pengembangan desa di Jawa Timur, tidak hanya pada sektor wisata, tetapi juga bidang lain yang memiliki potensi untuk dikembangkan.
Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati menyampaikan desa wisata di Jawa Timur menunjukkan perkembangan yang positif serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Saya sudah berkeliling di beberapa kabupaten di Jawa Timur dan melihat langsung desa wisata. Hasilnya sangat baik,” ujarnya.
Ia juga mendorong dukungan berkelanjutan dari sektor swasta agar pengembangan desa wisata dapat terus diperkuat dan berkembang.
Sumber: Times Indonesia
