DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA

STRATEGI BARU DISNAKER LAMONGAN, PENEMPATAN PMI JADI UPAYA TEKAN KEMISKINAN

berita
Selasa, 05 Mei 2026
27x dilihat
Foto: STRATEGI BARU DISNAKER LAMONGAN, PENEMPATAN PMI JADI UPAYA TEKAN KEMISKINAN

Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan terus memperkuat strategi dalam menghadapi persoalan pengangguran dan kemiskinan dengan mengoptimalkan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kebijakan ini dipandang sebagai salah satu langkah efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan, Mokhammad Zamroni, saat menghadiri Sarasehan Nasional yang digelar PERPUKADESI di Gedung Perpustakaan Nasional RI dengan tema “Penguatan Tata Kelola Kepemimpinan Daerah untuk Indonesia Berkelanjutan”.

Dalam forum tersebut, salah satu fokus pembahasan adalah penguatan tata kelola penempatan PMI sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah dan nasional, sebagaimana juga dipaparkan oleh narasumber nasional Mukhtaruddin.

Zamroni menegaskan bahwa arah kebijakan ke depan tidak hanya sebatas pengiriman tenaga kerja ke luar negeri, tetapi juga memperkuat sistem perlindungan dan tata kelola penempatan PMI agar lebih terarah dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi keluarga.

“Langkah konkret ke depan bukan sekadar mengirim tenaga kerja, tapi bagaimana kita menguatkan tata kelola perlindungan dan penempatan PMI. Tujuannya agar mereka menjadi pahlawan devisa yang mampu mengubah status ekonomi keluarganya di Lamongan,” ujar Zamroni, Senin (4/5/2026).

Sarasehan tersebut juga menghadirkan sejumlah tokoh nasional, di antaranya Dewan Pembina PERPUKADESI Soekarwo serta Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Yusharto Huntoyungo, yang menekankan pentingnya kolaborasi antardaerah serta inovasi kepemimpinan dalam menjawab tantangan pembangunan.

Menurut Zamroni, berbagai pandangan dan pengalaman dari para narasumber tersebut menjadi bahan pembelajaran penting bagi Lamongan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, khususnya di sektor ketenagakerjaan.

Ia menilai, pengembangan kebijakan tenaga kerja harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman, tidak hanya di level lokal, tetapi juga mampu membuka akses peluang kerja di tingkat global.

“Kami belajar banyak dari praktik baik yang dipaparkan. Fokus kita adalah bagaimana kepemimpinan di sektor tenaga kerja bisa lebih inovatif dalam menjemput peluang kerja, baik di tingkat lokal maupun internasional,” lanjutnya.

Melalui keterlibatan dalam forum nasional tersebut, Zamroni berharap adanya penguatan kapasitas kebijakan yang bisa langsung diterapkan di daerah, terutama dalam memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan perlindungan bagi pekerja migran.

“Semoga penguatan kapasitas kepemimpinan di tingkat dinas bisa berbanding lurus dengan peningkatan pelayanan publik dan pembukaan lapangan kerja baru,” pungkasnya.

Melalui penguatan strategi penempatan PMI yang lebih terstruktur dan terlindungi, Pemerintah Kabupaten Lamongan optimistis upaya tersebut dapat menekan angka kemiskinan sekaligus mencetak sumber daya manusia yang lebih kompetitif di pasar kerja global.

Sumber: Times Indonesia

https://timesindonesia.co.id/peristiwa-daerah/588768/strategi-baru-disnaker-lamongan-penempatan-pmi-jadi-solusi-atasi-kemiskinan

Topik Terkait:

DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN LAMONGAN

  • Jl. Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur 62214
  • dinpmd@lamongankab.go.id
  • (0322) 321171
Logo Branding Lamongan
© 2026 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lamongan