DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA

LAMONGAN RAIH PENGHARGAAN NASIONAL BERKAT PERTUMBUHAN EKONOMI INKLUSIF

berita
Jumat, 01 Mei 2026
29x dilihat
Foto: LAMONGAN RAIH PENGHARGAAN NASIONAL BERKAT PERTUMBUHAN EKONOMI INKLUSIF

Kabupaten Lamongan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Economic Growth kategori Top Regency in Agro-Maritime Food Hub dalam ajang National Governance Award 2026 yang digelar Metro TV di Jakarta, Jumat (24/4). Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dari Menteri Koperasi RI Feri Juliantono.

Penghargaan tersebut diberikan setelah melalui proses penilaian tim panelis nasional yang melibatkan Kementerian Dalam Negeri, Ombudsman Republik Indonesia, serta kalangan perguruan tinggi. Capaian itu menjadi pengakuan atas keberhasilan Lamongan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui berbagai kebijakan dan program strategis secara berkelanjutan.

Sektor agro-maritim masih menjadi penopang utama perekonomian Lamongan. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang 30,18 persen terhadap perekonomian daerah, diikuti industri pengolahan sebesar 12,84 persen. Pada 2025, produksi padi Lamongan mencapai 1,33 juta ton dan menjadi yang tertinggi di Jawa Timur. Produksi jagung menyentuh 536 ribu ton, disertai pertumbuhan sektor peternakan yang terus meningkat.

Di bidang kemaritiman, produksi perikanan budidaya tercatat mencapai 46 ribu ton dengan nilai Rp1,44 triliun, sedangkan perikanan tangkap mencapai 82 ribu ton. Potensi tersebut terus diperkuat melalui integrasi sistem dan pengembangan hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah ekonomi.

Kinerja pembangunan Lamongan pada 2025 juga menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,40 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 4,81 persen serta berada di atas rata-rata provinsi dan nasional. Indikator sosial ekonomi lainnya juga menunjukkan capaian baik, di antaranya gini ratio 0,30, tingkat kemiskinan 12,03 persen, tingkat pengangguran terbuka 4,29 persen, dan Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 124,97.

Penguatan ekonomi masyarakat turut didorong melalui berbagai program pemberdayaan seperti Young Entrepreneur Success dan UMKM Naik Kelas. Program tersebut berhasil membuka 1.945 lapangan pekerjaan dan mendukung 466 wirausaha muda melalui program Megpreneur. Selain itu, sebanyak 42 produk UMKM berhasil masuk pasar modern dan 49 produk menembus pasar ekspor.

Dukungan infrastruktur dan konektivitas wilayah juga menjadi faktor penguat pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran layanan Trans Jatim, operasional Jalur Lingkar Utara, serta program Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula) semakin memperlancar mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Pada 2025, pembangunan dilakukan di 58 ruas jalan sepanjang 24,7 kilometer dengan tingkat kemantapan jalan mencapai 60,21 persen.

Lamongan juga terus memperkuat sektor ekonomi pesisir dan blue economy dengan memanfaatkan garis pantai sepanjang 47 kilometer. Didukung kedekatan dengan Bandara Juanda, kawasan industri JIIPE, jalur Pantura, kereta api, hingga Tol Surabaya–Tuban, Lamongan dinilai memiliki posisi strategis dalam rantai pasok regional.

Di tahun yang sama, progres Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Lamongan juga mendapat apresiasi dari Menko Pangan Zulkifli Hasan karena sebanyak 95 KDKMP telah aktif menjalankan kegiatan usaha, terutama di sektor pangan dan perdagangan. Sementara di bidang ekspor-impor, nilai ekspor Lamongan meningkat dari Rp20 triliun pada 2024 menjadi Rp22 triliun pada 2025, sedangkan nilai impor menurun dari Rp449 miliar menjadi Rp330 miliar.

"Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan berbasis potensi lokal yang terintegrasi, didukung oleh penguatan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan arah kebijakan yang berkelanjutan, mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus memperkuat daya saing Kabupaten Lamongan di tingkat nasional," ucap Pak Yes.

Topik Terkait:

DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN LAMONGAN

  • Jl. Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur 62214
  • dinpmd@lamongankab.go.id
  • (0322) 321171
Logo Branding Lamongan
© 2026 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lamongan