DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA

Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di 3 Daerah, Rp46,9 Miliar Digelontorkan untuk Pendidikan Jatim

berita
Jumat, 15 Mei 2026
5x dilihat
Foto: Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di 3 Daerah, Rp46,9 Miliar Digelontorkan untuk Pendidikan Jatim

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelontorkan anggaran Rp46,9 miliar untuk merehabilitasi dan merevitalisasi 45 SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan. Program ini disorot sebagai langkah serius memperbaiki kualitas pendidikan sekaligus menciptakan ruang belajar yang aman dan layak bagi ribuan siswa di wilayah selatan Jatim.

TULUNGAGUNG, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi puluhan SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan, Kamis (14/5). Peresmian dipusatkan di SMKN 1 Tulungagung.

Total terdapat 45 sekolah yang selesai direhabilitasi dengan nilai anggaran mencapai Rp46,9 miliar. Rinciannya, Kabupaten Tulungagung memperoleh alokasi Rp23,2 miliar untuk 20 lembaga pendidikan, Trenggalek Rp8,5 miliar untuk 11 lembaga, dan Pacitan Rp15,1 miliar untuk 13 lembaga.

Revitalisasi itu mencakup pembangunan ruang kelas baru, laboratorium, perpustakaan, toilet, ruang praktik siswa hingga ruang keterampilan bagi SLB. Kondisi sarana pendidikan yang sebelumnya dinilai kurang layak kini mulai diperbaiki untuk menunjang proses belajar mengajar yang lebih aman dan nyaman.

Khofifah menegaskan, pembangunan sektor pendidikan tidak boleh dilakukan setengah hati. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia Jawa Timur ditentukan dari lingkungan belajar yang sehat dan memadai.

“Perhatian kita terhadap dunia pendidikan tidak setengah-setengah. Siswa Jawa Timur harus belajar di ruang yang aman, sehat, dan memuliakan martabat mereka sebagai generasi penerus bangsa,” kata Khofifah.

Ia menilai revitalisasi sekolah bukan hanya persoalan memperbaiki gedung rusak atau mengecat ulang bangunan lama. Lebih jauh, langkah tersebut disebut sebagai upaya menghadirkan harapan baru bagi siswa, khususnya di daerah.

“Revitalisasi sekolah bukan sekadar mengecat dinding kusam atau mengganti fasilitas rusak. Lebih dari itu, ini adalah ikhtiar menghadirkan harapan baru bagi anak-anak Jawa Timur,” ujarnya.

Program rehabilitasi itu juga dipandang penting di tengah tantangan pendidikan dan kesenjangan fasilitas sekolah yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Pemerintah provinsi berharap pembangunan sarana pendidikan mampu mendorong peningkatan mutu belajar sekaligus memutus rantai kemiskinan.

“Setiap rupiah yang kita keluarkan untuk pendidikan sejatinya bukan biaya belanja, melainkan investasi terbaik bagi masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menambahkan, pembangunan sarana pendidikan harus dilakukan berkelanjutan agar sekolah mampu menciptakan ekosistem belajar yang berkualitas.

“Bukan sekadar memperbaiki fisik, tetapi membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik agar siswa semangat belajar dan tumbuh menjadi generasi produktif,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan prasasti revitalisasi sekolah serta penyerahan bantuan biaya pendidikan kepada 30 siswa SMA dan SMK dari Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan. “Langkah tersebut diharapkan menjadi penguat akses pendidikan bagi pelajar di daerah”, pungkasnya.

Sumber: Radar Bangsa.co

https://radarbangsa.co.id/khofifah-resmikan-revitalisasi-45-sekolah-di-3-daerah-rp469-miliar-digelontorkan-untuk-pendidikan-jatim/



Topik Terkait:

DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN LAMONGAN

  • Jl. Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur 62214
  • dinpmd@lamongankab.go.id
  • (0322) 321171
Logo Branding Lamongan
© 2026 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lamongan