DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA

BUPATI LAMONGAN SEBUT JLS BABAT DIPROYEKSIKAN TINGKATKAN EKONOMI

berita
Kamis, 14 Mei 2026
2x dilihat
Foto: BUPATI LAMONGAN SEBUT JLS BABAT DIPROYEKSIKAN TINGKATKAN EKONOMI

Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mempercepat pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Babat yang diproyeksikan menjadi solusi untuk meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas di wilayah Babat dan sekitarnya.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa keberadaan JLS Babat tidak hanya difungsikan sebagai jalur alternatif untuk mengurangi kemacetan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memperlancar distribusi barang dan jasa.

“Keberadaan jalan tersebut tidak hanya untuk mengurai kemacetan, tetapi juga memperlancar distribusi barang dan jasa sehingga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Secara teknis, proyek Jalan Lingkar Selatan Babat dibangun sepanjang kurang lebih 6,9 kilometer dengan lebar lahan mencapai 28 meter dan badan jalan selebar 14 meter. Pembangunan jalan menggunakan konstruksi betonisasi atau rigid pavement agar memiliki daya tahan lebih kuat untuk kendaraan dengan tonase tinggi.

Jalur JLS ini akan melintasi sejumlah wilayah, di antaranya Plaosan, Sogo, Gedongkulon, Pucakwangi hingga Karangkembang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bojonegoro.

Menurut Yuhronur, jalur tersebut nantinya menjadi alternatif utama kendaraan logistik maupun transportasi antarkabupaten sehingga arus distribusi dapat berjalan lebih efisien tanpa harus melewati pusat keramaian Babat.

“Arus kendaraan dari arah Surabaya menuju Bojonegoro, Tuban hingga Jombang bisa lebih lancar tanpa masuk ke pusat Babat,” katanya.

Untuk mendukung percepatan pembangunan, Pemerintah Kabupaten Lamongan mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar pada tahun 2026 untuk pembangunan infrastruktur, termasuk JLS Babat. Selain itu, anggaran sekitar Rp50 miliar juga disiapkan secara kumulatif untuk kebutuhan pembebasan lahan.

Proses pembebasan lahan dilakukan secara bertahap, dengan sekitar 70 persen ditangani pemerintah pusat dan sisanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Hingga Mei 2026, sebagian ruas jalan telah memasuki tahap pengecoran. Sementara segmen lainnya masih dalam proses pemasangan rangka besi dan persiapan lahan. Proyek tersebut ditargetkan selesai secara bertahap menyesuaikan proses pembebasan lahan.

Selain JLS Babat, Pemerintah Kabupaten Lamongan juga terus menjalankan program Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula) yang pada tahun 2026 menargetkan rekonstruksi 56 ruas jalan strategis sepanjang 40 kilometer melalui pelebaran, pengecoran, dan pengaspalan di berbagai wilayah.

Sumber: ANTARA JATIM

https://jatim.antaranews.com/berita/1065777/bupati-lamongan-sebut-jls-babat-diproyeksikan-tingkatkan-ekonomi

Topik Terkait:

DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN LAMONGAN

  • Jl. Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur 62214
  • dinpmd@lamongankab.go.id
  • (0322) 321171
Logo Branding Lamongan
© 2026 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lamongan