Wisata Edukasi Kalitengah, Embrio Desa Wisata Terintegrasi di Lamongan
berita
Selasa, 05 Mei 2026
16x dilihat
LAMONGAN, KOMPAS.com - Kabupaten Lamongan kini memiliki wisata edukasi bernuansa pedesaan, yakni Wisata Edukasi Kalitengah (WEK). Tempat ini menawarkan serangkaian pengalaman berbeda terintegrasi kepada para pengunjung. Lokasinya ada di Kecamatan Kalitengah, Lamongan, Jawa Timur. Wisatawan bisa melihat sentra perajin kopiah di Desa Pengangsalan dan Stasiun Kuliner Canditunggal Kalitengah (SKCK) di Desa Canditunggal yang menawarkan berbagai macam sajian kuliner. Baca juga: Pengelola Wisata Mazola di Lamongan Beri Diskon Khusus untuk Tenaga Kesehatan Ada pula pemanfaatan taman obat tradisional keluarga (Toga) Keningkir di Desa Buntungan, pertanian hidroponik di Desa Kediren, dan proses pengasapan telur asin Sabiq Bejo di Desa Cluring. "Wisata Edukasi Kalitengah ini sesuatu yang luar biasa. ini bisa menjadi contoh kecamatan-kecamatan lain. Apalagi ini sudah terangkai, tinggal bagaimana kita mempromosikan dan menarasikan untuk mengajak orang berkunjung,” ujar Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Dampak Pelemahan Rupiah di Meja Makan Keluarga Artikel Kompas.id Pernyataan itu ia sampaikan saat launching WEK di Pendopo Kecamatan Kalitengah, Minggu (24/7/2022). Yuhronur melanjutkan bahwa dengan berbagai pembinaan yang dilakukan dirinya optimistis WEK dapat diminati oleh masyarakat. Embrio desa wisata integritas di Lamongan Bahkan, Yuhronur meyakini WEK menjadi embrio desa wisata integritas di Lamongan, sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari pengalaman desa edukasi dengan nuansa pedesaan di luar kota. Baca juga: Ayo Dolen nang Lamongan, Upaya Pulihkan Sektor Pariwisata di Kabupaten Lamongan Menurut dia, wisata ini sudah legend. Ia yakin dengan banyak sentuhan, akan menjadi wisata yang diminati masyarakat. Lihat Foto Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan istri, saat menikmati sajian kuliner di Wisata Edukasi Kalitengah (WEK), Minggu (24/7/2022).(Dok. Pemkab Lamongan) "Termasuk kopiah Desa Pengangsalan, bisa jadi kopiah yang saya beli di Madinah dari sini," ucap Yuhronur, yang baru saja pulang usai menunaikan ibadah haji. Yuhronur juga memerintahkan kepada jajaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan, untuk dapat memberikan pembinaan supaya WEK dapat berkembang. Baca juga: Lamongan Bakal Gencarkan Pengembangan Desa Wisata Dengan begitu nantinya, diharapkan bisa menjadi contoh bagi desa wisata lain di Lamongan dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership