LAMONGAN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lamongan melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Sukorame, Senin (21/07). Dipimpin oleh Kepala Bidang Pengelolaan Keuangan, Aset dan Sumber Daya Desa Moh. Faris Hasbi, S.I.P., kegiatan ini berpedoman pada sejumlah peraturan resmi, antara lain Permendagri No. 145 Tahun 2023, Permendes No. 7 Tahun 2023, serta Permendes No. 16 Tahun 2025 yang menjadi acuan utama penggunaan anggaran desa. Kegiatan ini menjadi langkah krusial untuk memastikan setiap alokasi dana berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan bebas dari penyimpangan.
Dalam pelaksanaannya, tim pemeriksa melakukan verifikasi menyeluruh mencakup administrasi keuangan, pembangunan fisik, pemberdayaan masyarakat, hingga kelengkapan pelaporan desa. Objek pengecekan meliputi dokumen Buku Kas Umum, Rencana Anggaran Biaya, gambar desain pekerjaan, daftar hadir kegiatan, serta laporan realisasi yang tercatat dalam aplikasi Siskeudes 2026. Dijelaskan juga mekanisme penyaluran yang berbeda sesuai status desa: Desa Mandiri menerima 40% tahap I paling lambat Juni, sedangkan Desa Non Mandiri mendapatkan 60% tahap I dengan tenggat waktu yang sama, sesuai Surat Edaran Nomor 400.10.2.2/190/413.108/2026.
Kegiatan ini juga menekankan peran penting kelembagaan desa dalam pengelolaan dana, yaitu Tim Pelaksana Kegiatan Anggaran (TIMLAK) yang bertanggung jawab menjalankan kegiatan sesuai anggaran, serta Tim Pengawas (TIMWAS) dari unsur tokoh masyarakat yang memantau pelaksanaan hingga pembuatan berita acara hasil opname pekerjaan. Selain itu, disampaikan arahan terkait kewajiban percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, serta pentingnya membedakan informasi valid dan berita tidak benar (hoax) dalam pengambilan keputusan di tingkat desa.
Hasil dari Monev Tahap I ini menjadi dasar perbaikan sebelum penyaluran tahap II yang akan dilaksanakan nanti. Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berkomitmen mendampingi seluruh desa di Kecamatan Sukorame maupun wilayah lain.